kekasih bayangan


malam kembali hadir menyapa..guyuran hujan serta angin yang berhembus kembali mempertegas hadirnya rindu untuk hati yang lagi lagi kosong. seperti biasa dengan tradisi keadaan, di saat orang lain mungkin telah terlelap dengan tdurnya sedangkan saya masih terjaga untuk berdiaklektika dengan rasa, yah inilah aku..senang memanjakan kesepian tepat di pergantian tanggal..lama saya termenung melihat percikan hujan yang terhempas dilantai teras ingin rasanya kutahan agar ia tak cepat usai..sebab turunya hujan membuatku lebih bebas bercerita tanpa harus mengusik teman yang sedang pulas tidurnya dengan bising suaraku, tak ada yang sepesial hari ini aku hanya menulis di temani dengan secangkir kopi ditambah kerupuk usang yang tak begitu layak di hidangkan tapi itulah cerita anak kost semuanya diaerba layakkan…
terlepas dari itu seakan semuanya adalah pemanis untuk cerita tentang rindu sebuah hal yang tak mampu ku definisikan dengan kata namun begitu akrab menyapa saat sepi kembali bertahta, seperti hari ini rasanya aku merindukan seseorang dan lebih tepatnya adalah wanita..bagiku wanita itu adalah tahta dari puncak kerinduan, kediriannya begitu memukau memanjakan rasa, dan sampai detik ini tak ada kegilaan yang mampu menginterpensi dari rasa syukurku pada tuhan kecuali wanita. yah itu lah kataku yang mungkin telah di perbudak dengan kedirian sesosok wanita yang begitu melenakan. malam ini rasanya begitu panjang dan ingin rasanya ku ungkap semua cerita tentang lara yang berkepanjangan pula, namun lagi lagi aku bingung harus memulai dari mana tak ada nama yang pantas disebut, tak ada kisah yang mampu di ingat yabg ada hanyalah sebatas wacana dan ingatan dalam hayalan yang lagi lagi kuterjemahkan dalam istila “kekasih bayangan”,

yah..itulah yang saya akan ceritakan, kekasih bayangan sebuah kisah yang tak akan mampu jadi sejarah sekaligus tak mampu di jamah orang lain karna bagiku itulah cara mencintai yang tak mampu dicintai orang lain…

kalian penasaran kenapa saya lebih memilih kekasih bayangan? dan bagaimana bisa seperti itu?

yah..aku dan kekasih bayangan adalah kisah yang terlahir dari hati yang telah patah. semua dikarenakan karena cintaku yang lebur pada pada penghinatan seorang wanita yang begitu kucitai bahkan ku rela mewakafkan diri untuknya dengan harapan agar ia tak butuh orang lain selagi aku masih ada, tapi sayang sebuah balasan darinya seakan membuatku hidup tanpa jiwa, bagaimana tidak, dalam dekap kasih sayangku ia hanya menjadikan diriku kenagan lalu dan memilih pergi bersama orang yang dicintainya. tak sebentar dia bersandiwara bersamaku, 2 tahun lamanya ia merengek dimanja dalam dekapanku yang membuatku berpikir bahwa aku manusia beruntung telah memilikinya,tapi saat penghianatan itu tiba tak banyak cerita ia sampaikan ia hanya bilang.” terimah kasih untuk selama ini dan maaf aku tak pernah tulus mecintaimu, aku lebih memilih masalaluku yang selama ini masih ku damba”
disaat itu tak ada definisi tentang cerita hari itu..aku ibarat pengembara yang tersesat di belantara hutan di tengah gelap, tak ada cela untuk pulang!, perjuangan untuk menemui mimpi yang pernah kuraih akhirnya ia melepaskan diri dari genggaman, aku tak pernah menahan atau menghalangi saat dia akan pergi meskipun ia akan tetap menjadi pemilik tahta di hatu untuk sekejap, tapi begitulah saya lebih percaya kepada keputusan orang yang memilih pergi bahwa ia tak layak untuk ditahan untuk tetap tinggal.

tak bisa kupungkiri bahwa cerita hari itu hanya perkara tentang luka, dan patah hati itu berhasil memperbudakku pada duka yang lebih dalam…
bahkan tak sedikit lamunan, dilema , sampai air mata yang tumpah meratap dari cerita yang tak usai dalam kisah yang sekejap, begitu memperbudak dan membuatku tumbang berkali kali.

tibalah disuatu malam aku tersenyum dalam lelapku sebab tuhan menganugrahiku sebuah mimpi yang diasertakan wanita di dalamnya, di dalm mimpi itu berawal cerita saat aku duduk pada puncak bagunan tua yang masih berdiri kokoh di tengah tengah pasar yang begitu ramai disitu lah , dalam keterpurukan itu tiba2 seorang wanita yang begitu anggung peragainya menghampiri dan menghapus segala gundah yang perna terjadi. sentuhan telapak tangannya begitu hangat ia menghapus air mata yang belum kering mengingati sakit kemarin.

“jangan bersedih, aku siap merangkaikan cerita lebih indah dari masalalumu” ujarnya begitu anggung!

tak ada kata yang mampu ku ucap kecuali tersenyum.
saat itu aku seakan bangkit dari luka meski dalam tanda tanya engkau siapa? tak sempat kutanyakan siapa dia namun rasanya begitu akrab dia didekatku seakan dia lebih tahu tentang aku dari pada diriku. hari berlanjut ia tak bosan hadir menghampiri untuk menghibur saat jiwa dan pikirku kacau dalam kekalutan, sungguh aku tak pernah bertanya tentang dia meskipun itu hanya sebatas nama..yang saya tahu dialah bahagia yang kuaebut kekasih bayangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s